Warga Madiun Jangan Ke Carrefour!
Sudah cukup sudah bangsa ini dijajah. Anda merasa tidak kalau roda perekonomian kita semakin hari makin didominasi dan dipegang pihak asing? Ya ini sudah tidak bisa dipungkiri lagi. Barusan saya nonton salah satu tv swasta di Indonesia bahwa crude oil semakin turun tapi tidak diimbangi dengan kurs rupiah terhadap dollar. Apa imbasnya?

Bisa kita ketahui dan kita prediksi harga-harga terutama kebutuhan pokok menjadi kacau. Beras murah mungkin bisa jadi barang langka kelak. Lalu apa yang bisa kita lakukan?
Bersabar, itu tentu tapi kita juga harus mulai mencintai produk dalam negeri demi menjaga stabilitas ketahanan nasional. Kemarin saya berada di kota Madiun dan melihat betapa megahnya bangunan hypermart asal Perancis Carrefour. Saya tidak tahu kapan “pasar modern” itu mulai beroprasi di kota Madiun. Yang jelas dengan hadirnya Carrefour tentu ada yang dirugikan, siapa lagi kalau bukan toko-toko kecil dan kelontongan.
Malam hari ketika saya hendak pulang ke kota marmer Tulungagung, betapa terkejutnya ketika melihat Giant sebuah hypermart asal negeri Jiran juga berdiri megah di kawasan Dhoho Plaza Kediri. Herannya banyak juga orang yang memilih berbelanja di Carrefour ataupun Giant daripada di toko kita sendiri.
Sudah sepatutnya kita belajar dari Jepang. Perlu anda ketahui bahwa Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki nasionalis tinggi. No Carrefur, No Giant There! Only one store SOGO. Ya mereka lebih memilih berbelanja di toko mereka sendiri (baca: SOGO) dari pada harus mengalirkan uang ke Carrefour maupun Giant.
Ayo dukung saya di KOMPETISIBLOG !!!

Related Post:
- Syair Cinta – Syair Puisi Cinta
- Video Rin Sakuragi Suster Keramas
- Belajar Menerima
- Foto Bugil SPG Indonesia
- Belanja Murah Bandung – Murah Meriah Pasar Kota Kembang
Tags: carrefour, giant
Search Terms: madiun tv, carrefour madiun, hypermart madiun, carrefour kediri, lowongan kerja madiun, carefour madiun, lowongan kerja madiun tv, lowongan madiun tv, lowongan kerja madiun desember 2009, lowongan kerja di madiun tv, lowongan kerja di madiun, toko hp madiun, lowongan kerja carrefour madiun, lowongan carrefour madiun, giant madiun, madiun, loker di madiun tv, pakde hypermart madiun, hypermart kediri, hp termurah di madiun, lowongankerjaswastanovember2009ditulungagung, lowongan di madiun, ozawavidio com, imlek 2010 DIKOTA MADIUN, lowongan pekerjaan madiun tv, lowongan giant madiun, lowker carefour madiun terbaru 2009, carrefour, lowongan kerja di carrefour madiun, loker madiun 09,
Comments
25 Responses to “Warga Madiun Jangan Ke Carrefour!”
Leave a Reply
Saya 1 juta% setuju. Seharusnya pemerintah menekan kehadiran mereka, bukanya memberi ijin dengan mudah.
Mari kita busungkan dada, kepalkan tangan, katakan “AKU CINTA PRODUK DALAM NEGERI”.
** ke carrefour atau giant msh blh kan? Ngeceng doank kok
Nice article….. sewaktu SD saia diajarkan guru saya bahwa negara kita ini belum benar2 merdeka. Ekonomi kita masih dijajah oleh asing.
Tp gini ya… skg pertanyaannya : yg kerja di carefour atau giant itu orang asing bukan ? orang indonesia jg kan ? mreka butuh pekerjaan. Meskipun yg punya adalah orang asing. Itu artinya membuka peluang kerja.
Mohon dipertimbangkan plus minusnya. Jangan memprovokasi tp tdk memberi solusi yg jelas. Thx
@Benlah
Kalo mau ngeceng ngajak2 ya om.
@Purba
Nah..sekarang kita sekolah bahkan sampe S1, S2, S3 buat apa? buat cari pekerjaan? Kalau mindset kita seperti itu, bencana besar buat bangsa tercinta.
Salah satu contoh blogger cinta produk dalam negeri nih, hehehe…
Di daerah rumahku, jarak antara Carrefour yg satu dengan yang lain berdekatan, kalau begini terus bisa mati usaha pedagang tradisional.
saya pribadi pencinta pasar tradisional yg becek dan bau ituh.
tapi saya cinta … justru cinta dengan becek dan baunya…hahahaha…
cara dukung anda di kompetisi blog gimana??? td saya buka sana, malah bingung sendiri
Ngapain kita dukung penjajahan ala baru bangsa asing itu??
AKU CINTA PRODUK INDONESIA…
biasanya sudah masuk susah keluar
sekarang gimana caranya ya supaya toko2 lokal kita bisa bertahan dan malahan membuat mereka para pihak luar itu “cabut” dengan sendirinya? *susah*
era peedagangan bebas
kadang menimbulkan sebuah dilema
harga produk luar murah
harga produk lokal lebih mahal
wah….ikut kompetisi blog ya….?
gua dukung dehhh…..caranya gimandra?
gak prnh ke carrefour tp kadang ke giant
Jangankan kalian yang di Indonesia. Aku saja yang di Perancis jarang ke Carrefour, bisa di hitung dengan jari deh.
Setiap hari Sabtu, aku selalu membeli buah dan sayur di pasar traditional, kadang-kadang beli ayam panggang. Kita harus bisa bagi-bagi rejeki begitu.
susah Indonesia untk bbas dari prshaan ritel sprti care4 ini.. soalnya bnyk mnyrap tnaga krja lokal.. tpi di lain pihak sngt mrugikan bhkan mmtikan pngsaha kecil
klo warga batam kang ???
Kalau aku no mas gianto, no mbak sri, no mas hari, no kereful, no indomarto, no alfamat, no pasar hehehe… la wong gak gablek duet kok
yang kuat menindas yang lemah itu sudah hukum alam, begitu juga dengan negara. Nah, kapan kita bisa jadi negara kuat????? jika kita berani revolusi total seperti revolusi meiji di jepang mungkin akan ada harapan untuk negara ini bangkit jadi kuat.
tapi mas..revolusi itu butuh darah dan nyawa untuk dikorbankan, siapkah kita???
ikut kena imbas nih :S
masyarakat indo menurutku lebih sok-sokan dan mementingkan gengsi…
thefachia’s last blog post..Cela Kelemahan Internet Explorer
Wah, analisa ekonomi yang sangat masuk akal dan rasional…
Tapi untuk Madiun, saya yakin trend untuk ke tempat-tempat seperti itu hanyalah sebuah gebrakan awal dari dibukanya Carrefour maupun Giant. Lama-lama juga akan kelihatan bahwa banyaknya orang yang datang hanya untuk melihat-lihat Kalaupun ada yang beli, jumlahnya sangat kecil.
Bos… harga bersaing…..
Hmmm, sulit brooo. Birokrasi Indonesia sangat rumit brooo
itulah broo birokrasi di Indonesia
“Kalo bisa di persulit kenapa dipermudah”
Sabar Brooo kita mulai dari diri kita sendiri aja
Cak Win’s last blog post..Abu Nawas – Jangan Sombong
Kan emang harga di Carrefour lebih murah getoeh,selain itu kita juga bisa dapat garansi toko.Lagian servicenya kan emang perfect.Tentu kita2 sebagai customer juga ikut merasa PUASSSSSSSSSSSSSSSSSS!!!! donk!Lagian banyak juga kok pedagang2 kelontong yang kulakan barang di Carrefour,Aku salah satunya!KE CARREFOUR AJA AHHHH!!!!!!!!!!!!YUK MARI!
saya setuju banget dengan material blog yg anda usulkan.pertama bangsa ini di era reformasi sudah semakin tertindas dalam berbagai segi.yg terutama adalah segi ekonomi,dimana tidak semua sektor ekonomi banyak dikuasai org asing terutama org cina.maka dari itu pembaca blog ini saya himbau untuk membeli brg dan jasa di market pribumi sja.kedua anda harus hati2 membeli di carefour dan giant bnyk komplain tentang kesalahan penghitungan nota struk dan SERING KURANG COCOK ANTARA LABEL DIRAK DENGAN STRUK BELANJA.demikian masukan dri sya moga bermanfaat.
stju blnja d carefour slaen slh htg hrga jg kryawan yg d doktrin layaknya satpam bermuka ga ramah..pelayanan kurang memuaskan..
sbga org madiun sy sangat setuju dengan blog anda mas…belum tentu brg2 yg ada d carrefour dn giant itu kualitasnya bagus dan harganya murah…sedikit skali org madiun yg berbelanja ke hypermart..kyk carrefour dn giant…warga madiun lbh suka berbelanja ke pasar tradisional…krn harganya lbh murah dn bs d tawar….